Shalat Sunnah Rawatib

Jendela Pendidikan

Shalat sunnah rawatib adalah shalat sunnah yang dikerjakan mengikuti shalat fardhu yang lima, baik dikerjakan sebelum maupun sesudahnya. Secara bahasa, rawatib sendiri artinya tetap atau teratur. Jadi, shalat rawatib ini termasuk shalat sunnah yang dikerjakan secara teratur oleh Rasulullah Saw.

Hukum mengerjakan shalat rawatib dibagi menjadi dua macam, yakni sunnah muakkad dan ghairu muakkad. Shalat sunnah muakkad adalah shalat sunnah yang kuat atau sangat dianjurkan; sedangkan shalat sunnah ghairu muakkad adalah shalat sunnah biasa atau kedudukannya lebih ringan daripada sunnah muakkad.

1. Shalat Sunnah Rawatib Muakkad

Berkaitan dengan shalat sunnah rawatib muakkad ini, ada sebuah hadis Nabi Saw. yang perlu untuk kita perhatikan, sebagai berikut:

عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عُمَرْ قَالَ حَفِظْتُ عَنْ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ رَكْعَتَيْنِ قَبْلَ الظُّهْرِ وَ رَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الظُّهْرِ وَ رَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْمَغْرِبِ وَ رَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْعِشَاءِ وَ رَكْعَتَيْنِ قَبْلَ الْغَداَةِ (رواه البخاري و مسلم).

Dari Abdullah bin Umar, ia berkata, “Saya…

View original post 956 more words